Rabu, 10 Maret 2010

Biografi Ir. Ciputra

Dr. Ir. Ciputra lahir di kota kecil Parigi, Sulawesi Tengah pada tanggal 24 Agustus 1931 dengan nama Tjie Tjin Hoan, ia anak ke 3 dari pasangan Tjie Sim Poe dan Lie Eng Nio yang juga berlatar belakang keluarga sederhana. Ketika berusia 12 tahun ia kehilangan ayahnya yang meninggal di tahanan tentara pendudukan Jepang karena tuduhan palsu dianggap mata-mata Belanda.

Kepahitan masa kecil telah menimbulkan tekad dan keputusan penting yaitu memiliki cita-cita bersekolah di Pulau Jawa demi hari depan yang lebih baik, bebas dari kemiskinan dan kemelaratan. Akhirnya Dr. Ir. Ciputra kecil kembali ke bangku sekolah walau terlambat. Ia terlambat karena negara kita masih dalam suasana peperangan dengan tentara Belanda maupun Jepang. Ia masuk kelas 3 SD di desa Bumbulan walau usianya sudah 12 tahun atau terlambat hampir 4 tahun. Ketika usianya 16 tahun lulus dari SD kemudian melanjutkan SMP di Gorontalo dan jenjang SMA di Menado setelah itu memasuki ITB jurusan arsitektur di Bandung. Terlambat tapi bukan berarti terhambat bukan..?

Keseluruhan pendidikan masa remaja Dr. Ir. Ciputra memang merupakan gabungan dari pendidikan yang akademis dan juga non akademis, di dalam kelas dan juga di luar kelas. Inilah yang dapat disebut sebagai sekolah kehidupan yang membuat seseorang tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan utuh. Oleh karena itu tidak heran bila saat ini ia berpendapat bahwa pendidikan yang baik adalah pendidikan yang membangun manusia seutuhnya dan beberapa cirinya adalah membangun moral, mendorong kreativitas dan mendidik karakter-karakter mandiri siswa-siswinya.

Karya-karya besar Ciputra begitu beragam, karena hampir semua subsektor properti dijamahnya. Ia kini mengendalikan 5 kelompok usaha Jaya, Metropolitan, Pondok Indah, Bumi Serpong Damai, dan Ciputra Development yang masing-masing memiliki bisnis inti di sektor properti. Proyek kota barunya kini berjumlah 11 buah tersebar di Jabotabek, Surabaya, dan di Vietnam dengan luas lahan mencakup 20.000 hektar lebih. Ke-11 kota baru itu adalah Bumi Serpong Damai, Pantai Indah Kapuk, Puri Jaya, Citraraya Kota Nuansa Seni, Kota Taman Bintaro Jaya, Pondok Indah, Citra Indah, Kota Taman Metropolitan, CitraRaya Surabaya, Kota Baru Sidoarjo, dan Citra Westlake City di Hanoi, Vietnam. Proyek-proyek properti komersialnya, juga sangat berkelas dan menjadi trend setter di bidangnya. Lebih dari itu, proyek-proyeknya juga menjadi magnit bagi pertumbuhan wilayah di sekitarnya.

Perjalanan bisnis Ciputra dirintis sejak masih menjadi mahasiswa arsitektur Institut Teknologi Bandung. Bersama Ismail Sofyan dan Budi Brasali, teman kuliahnya, sekitar tahun 1957 Ciputra mendirikan PT Daya Cipta. Biro arsitek milik ketiga mahasiswa tersebut, sudah memperoleh kontrak pekerjaan lumayan untuk masa itu, dibandingkan perusahaan sejenis lainnya. Proyek yang mereka tangani antara lain gedung bertingkat sebuah bank di Banda Aceh. Tahun 1960 Ciputra lulus dari ITB. Ke Jakarta…Kita harus ke Jakarta, sebab di sana banyak pekerjaan, ujarnya kepada Islamil Sofyan dan Budi Brasali. Keputusan ini menjadi tonggak sejarah yang menentukan jalan hidup Ciputra dan kedua rekannya itu. Dengan bendera PT Perentjaja Djaja IPD, proyek bergengsi yang ditembak Ciputra adalah pembangunan pusat berbelanjaan di kawasan senen. Dengan berbagai cara, Ciputra adalah berusaha menemui Gubernur Jakarta ketika itu, Dr. R. Soemarno, untuk menawarkan proposalnya. Gayung bersambut. Pertemuan dengan Soemarno kemudian ditindak lanjuti dengan mendirikan PT Pembangunan Jaya, setelah terlebih dahulu dirapatkan dengan Presiden Soekarno.

Setelah pusat perbelanjaan Senen, proyek monumental Ciputra di Jaya selanjutnya adalah Taman Impian Jaya Ancol dan Bintaro Jay. Melalui perusahaan yang 40% sahamnya dimiliki Pemda DKI inilah Ciputra menunjukkan kelasnya sebagai entrepreuneur sekaligus profesional yang handal dalam menghimpun sumber daya yang ada menjadi kekuatan bisnis raksasa. Grup Jaya yang didirikan tahun 1961 dengan modal Rp. 10 juta, kini memiliki total aset sekitar Rp. 5 trilyun. Dengan didukung kemampuan lobinya, Ciputra secara bertahap juga mengembangkan jaringan perusahaannya di luar Jaya, yakni Grup Metropolitan, Grup Pondok Indah, Grup Bumi Serpong Damai, dan yang terakhir adalah Grup Ciputra. Jumlah seluruh anak usaha dari Kelima grup itu tentu di atas seratus, karena anak usaha Grup Jaya saja 47 dan anak usaha Grup Metropolitan mencapai 54. Mengenai hal ini, secara berkelakar Ciputra mengatakan: Kalau anak kita sepuluh, kita masih bisa mengingat namanya masing-masing. Tapi kalau lebih dari itu, bahkan jumlahnya pun susah diingat lagi.

Fasilitas merupakan unsur ketiga dari 10 faktor yang menentukan kepuasan pelanggan. Konsumen harus dipuaskan dengan pengadaan fasilitas umum dan fasilitas sosial selengkapnya. Tapi fasilitas itu tidak harus dibangun sekaligus pada tahap awal pengembangan. Jika fasilitas selengkapnya langsung dibangun, harga jual akan langsung tinggi. Ini tidak akan memberikan keuntungan kepada para pembeli pertama, selain juga merupakan resiko besar bagi pengembang. Ciputra memiliki saham di lima kelompok usaha (Grup Jaya, Grup Metropolitan, Grup Pondoh Indah, Grup Bumi Serpong Damai, dan Grup Ciputra). Dari Kelima kelompok usaha itu, Ciputra tidak menutupi bahwa sebenarnya ia meletakkan loyalitasnya yang pertama kepada Jaya. Pertama, karena ia hampir identik dengan Jaya. Dari sinilah jaringan bisnis propertinya dimulai. Sejak perusahaan itu dibentuk tahun 1961, Ciputra duduk dalam jajaran direksinya selama 35 tahun: 3 tahun pertama sebagai direktur dan 32 tahun sebagai direktur utama, hingga ia mengundurkan diri pada tahun 1996 lalu dan menjadi komisaris aktif. Kedua, adalah kenyataan bahwa setelah Pemda DKI, Ciputra adalah pemegang saham terbesar di Jaya.

PT Metropolitan Development adalah perusahaannya yang ia bentuk tahun 1970 bersama Ismail Sofyan, Budi Brasali, dan beberapa mitra lainnya. Kelompok usaha Ciputra ketiga adalah Grup Pondok Indah (PT Metropolitan Kencana) yang merupakan usaha patungan antara PT Metropolitan Development dan PT Waringin Kencana milik Sudwikatmono dan Sudono Salim. Grup ini antara lain mengembangkan Perumahan Pondok Indah dan Pantai Indah Kapuk. Kelompok usaha yang keempat adalah PT Bumi Serpong Damai, yang didirikan awal tahun 1980-an. Perusahaan ini merupakan konsorsium 10 pengusaha terkemuka – antara lain Sudono Salim, Eka Tjipta Widjaya, Sudwikatmono, Ciputra dan Grup Jaya – yang mengembangkan proyek Kota Mandiri Bumi Serpong Damai seluas 6.000 hektar, proyek jalan tol BSD – Bintaro Pondok Indah, dan lapangan golf Damai Indah Golf.

Grup Ciputra adalah kelompok usahanya yang Kelima. Grup usaha ini berawal dari PT Citra Habitat Indonesia, yang pada awal tahun 1990 diakui sisi seluruh sahamnya dan namanya diubah menjadi Ciputra Development (CD). Ciputra menjadi dirutnya dan keenam jajaran direksinya diisi oleh anak dan menantu Ciputra. Pertumbuhan Ciputra Development belakangan terasa menonjol dibandingkan keempat kelompok usaha Ciputra lainnya. Dengan usia paling muda, CD justru yang pertama go public di pasar modal pada Maret 1994. Baru beberapa bulan kemudian Jaya Real properti menyusul. Total aktiva CD pada Desember 1996 lalu berkisar Rp. 2,85 triliun, dengan laba pada tahun yang sama mencapai Rp. 131,44 miliar. CD kini memiliki 4 proyek skala luas: Perumahan Citra 455 Ha, Citraraya Kota Nuansa Seni di Tangerang seluas 1.000 Ha, Citraraya Surabaya 1.000 Ha, dan Citra Indah Jonggol. 1.000 Ha. Belum lagi proyek-proyek hotel dan mal yang dikembangkannya, seperti Hotel dan Mal Ciputra, serta super blok seluas 14,5 hektar di Kuningan Jakarta. Grup Ciputra juga mengembangkan Citra Westlake City seluas 400 hektar di Ho Chi Minh City, Vietnam. Pembangunannya diproyeksikan selama 30 tahun dengan total investasi US$2,5 miliar.
Selain itu, CD juga menerjuni bisnis keuangan melalui Bank Ciputra, dan bisnis broker melalui waralaba Century 21.

Sejak beberapa tahun lalu, Ciputra menyatakan Kelima grup usahanya – terutama untuk proyek-proyek propertinya – ke dalam sebuah aliansi pemasaran. Aliansi itu semula diberi nama Sang Pelopor, tapi kini telah diubah menjadi si Pengembang. “Nama Sang Pelopor terkesan arogan dan berorientasi kepada kepentingan sendiri,” ujar Ciputra tentang perubahan nama itu.


Ref : http://yapono.wordpress.com/2008/06/07/ciputra-maestro-real-estate-indonesia/#comment-833
http://rozisaptiyan.blogspot.com/2010/02/biografi-dr-ir-ciputra.html

Sejarah/Biografi Coca-Cola

Coca-Cola, semua orang pasti sudah pernah mencicipi minuman ringan yang satu ini, coca-cola saat ini telah diminum hampir 900 juta orang tiap harinya. Benar-benar menakjubkan. Berikut ini cerita sejarah/biografi singkat berdirinya Coca-cola.
Diciptakan pertama kali di bulan Mei 1886, oleh Dr. John S. Pemberton di Atlanta,
Georgia. Nama "Coca-Cola" sebenarnya merupakan ide dari Frank Robinson,
yang menjadi pemegang pembukuan Dr. Pemberton, yang kemudian
menggambarkannya dalam bentuk teks script yang melayang, yang menjadi sangat
terkenal hingga saat ini. Nama Coca-Cola sendiri sebenarnya berasal dari campuran bahan minuman tersebut yaitu stimulant cocaine, yang dicampur dengan kola nuts (yang
merupakan bahan caffeine). Percaya atau tidak, awalnya Dr. Pemberton mengklaim bahwa
Coca-Cola dapat menyembuhkan berbagai penyakit, termasuk morphine addiction,
dyspepsia, neurasthenia, sakit kepala, dan impotensi dan dijual seharga 5cent per gelar. Pemberton terinspirasi atas kesuksesan cocawine Perancis Vin Mariani, yang dibuat oleh Angelo Mariani.

Penjualan pertama dilakukan di Atlanta, Georgia di sebuah farmasi bernama Jacob
Pharmacy pada tanggal 7 Mei 188, dan dalam delapan bulan pertama, terjual sebanyak
sembilan minuman setiap harinya. Dr. Pemberton memasang iklan pertama kali pada
tanggal 29 Mei di Jurnal Atlanta untuk produk minuman. Total penjualan yang berhasil
dilakukan oleh Dr. Pemberton pada tahun pertama sebanyak $50, namun pengeluaran
pada tahun tersebut mencapai $70, sehingga mengalami kerugian saat itu. Kini, produk
Coca-Cola dikonsumsi lebih dari 834 juta per hari.
Tahun 1887, Dr. Pemberton menjual sebagian saham perusahaannya kepada Asa Griggs Candler, yang menjadikannya sebagai sebuah perusahaan berbadanhukum Coca Cola Corporation di tahun 1888. Di tahun yang sama, Pemberton menjual sahamnya kedua kalinya kepada tiga orang pebisnis, yaitu J.C. Mayfield, A.O. Murphey, dan E.H. Bloodworth.
Sementara itu, anak Dr. Pemberton, yaitu Charley Pemberton mulai menjual minuman buatannya sendiri. Hingga pada saat itu, ada tiga macam produk Coca- Cola, yang dijual oleh tiga perusahaan yang berbeda, berada di pasaran.

Di tahun 1891, Asa Candler yang merupakan pemilik dari bisnis Coca-Cola yang telah dijalankannya selama lima tahun, berhasil mendapatkan $2.300, kemudian sempat mencoba beberapa jenis produk lainnya, namun kemudian menghentikan serta memfokuskan diri sepenuhnya pada minuman yang berhasil membuatnya menjadi seorang pebisnis yang sukses. Candler mendaftarkan trademark "Coca-Cola" pada kantor paten Amerika dan membayar dividen pertamnya sebanyak $20 di tahun 1893. Candler secara pribadi selalu melibatkan diri dalam proses pencampuran setiap tetes sirup yang dibuatnya. Formula rahasia tersebut dikenal dengan sebutan "7X", dan hanya diketahui oleh beberapa rekanan yang sangat dipercaya. Dalam waktu tiga tahun kemudian, seiring dengan perkembangan dunia periklanan dan promosi saat itu, seperti penggunaan souvenir, kalender yang menampilkan gambar perempuan muda dan tidak terhitung berbagai hal yang baru, Coca-Cola berhasil menembus ke setiap negara bagian Amerika Serikat. Logo Coca-Cola menyebar dan dapat ditemukan di seluruh penjuru dinding di Amerika, yang bila dihitung secara kasar mencapai 2,5 juta kaki persegi. Candler berhasil membuat masyarakat untuk mencoba minumannya dan mereka membelinya. Sejarah membuktikan bahwa apa yang dilakukannya benar yaitu dengan membentuk persepsi bahwa minumannya lebih dari sekadar suatu minuman bersoda.
Pada saat itu juga, sebuah toko permen di Mississippi yang terkesan dengan besarnya permintaan terhadap minuman ini, mencoba membotolkan dan menaruhnya di depan tokonya. Idenya adalah seharusnya masyarakat bisa membawa minuman penyegar kemanapun mereka pergi. Tahun 1899, pembotolan skala besar dilakukan oleh dua orang Chattanooga, entrepreneur dari Tennesse, yang membeli hak untuk membotolkannya (seharga satu dollar) dan menjual Coca-Cola di seluruh Amerika Serikat. Apa yang dilakukan ini menjadi pelopor dari suatu jaringan produksi dan distribusi terbesar di seluruh dunia.
Tulisan Coca-Cola (spencerian script), biasanya disertai dengan kata "drink", mulai memenuhi sisi-sisi berbagai bangunan dan gudang di seluruh Georgia, segera setelah Coca-Cola Company terbentuk. Di tahun 1960an, saat dunia periklanan berubah dan arti lain dari periklanan mulai bermunculan, Coca-Cola pun mulai bergerak ke penggunaan metode-metode promosi yang lebih modern hingga kini.

Desain Botol

Sama populernya, botol Coca-Cola, yang disebut "Contour bottle" (botol berkontur) atau ada jugayang menyebutnya sebagai botol "hobble skirt" (pengikat kaki kuda) diciptakan tahun 1915 oleh seorang Swedia yang bekerja sebagai peniup gelas, Alexander Samuelson, yang berimigrasi ke Amerika tahun 1880an, yang bekerja sebagai manajer pada perusahaan The Root Glass Company di Terre Haute, Indiana, yang merupakan salah satu supplier botol Coca-Cola. Sehubungan dengan permintaan perusahaan Coca-Cola, Samuelson membutuhkan waktu untuk memikirkan kemungkinan desain baru botol akibat produksi di pabriknya terhenti karena adanya angin panas. Samuelson terinsiprasi dengan kemungkinan desain baru berdasarkan bentuk kola nut atau coca leaf, dua bahan utama minuman ini. Samuelson lalu mengirimkan dua orang pekerjanya untuk melakukan riset bentuk dari dua objek tersebut, namun terjadi kesalahpahaman yang mengiring pekerjanya kembali dengan gambaran berbentuk cacao pod (kelopak biji buah coklat) sebuah bahan baku untuk pembuatan coklat, bukan Coca-Cola. Namun oleh perusahaan, kesalahan desain ini diterima dan botol tersebut diproduksi. Walaupun diproduksi, sungguh sulit untuk dipercaya versi ini dapat disetujui karena telah dipertimbangkan oleh banyak pihak yang berwenang.
Raymond Loewy seorang pencipta desain yang unik untuk kemasan kaleng dan botol Coca-Cola di tahun-tahun kemudian, saat itu masih berada di Angkatan Bersenjata Perancis pada tahun ketika botol tersebut diciptakan dan belum berimigrasi ke Amerika hingga tahun 1919. Sementara ada desainer lainnya juga pernah memberikan masukan untuk desain botol yang terinspirasi bukan dari bentuk biji coklat, tapi dari model pakaian mengembang jaman Victorian.

Coke
Pada bulan April 1985, Coca-Cola Corporation meluncurkansebuah minuman yang direformulasikan, disebut dengan New Coke dengan suatu usaha pemasaran yang sangat intens untuk
mengenalkannya. New Coke hampir menjadi suatu kesalahan fatal dari suatu program pemasaran. Publik ternyata tidak menyukai formula baru tersebut dan menjadi tendangan yang sangat keras, sehingga perusahaan akhirnya memutuskan untuk kembali meluncurkan Coca-Cola dengan formula orisinalnya pada bulan Juli 1985 dengan bendera "Coca-Cola Classic." Tahun 1986, pasar New Coke hanya 3%; dan di tahun 1998, hampir tidak dapat ditemukan lagi di pasaran. Setelah itu pula, tulisan "classic" yang menyertai Coca-Cola mulai dihilangkan dari kemasan minuman yang kembali dalam rasa yang aslinya.

Lagu Coca-Cola
Musik memainkan peran sentral dalam kampanye. Lagu Open Happiness berdasarkan pada awalnya ditampilkan dalam iklan televisi untuk pasar Amerika. Lagu ini dirilis sebagai single. Ini adalah kolaborasi antara Cee-Lo dari Gnarls Barkley, Patrick Stump dari Fall Out Boy, Brendon Urie from Panic! at the Disco, Travis McCoy from Gym Class Heroes, Janelle Monae, dengan Polow Da Don dan Butch Walker sebagai produser.[1] Disutradarai oleh sutradara pemenang penghargaan, Alan Ferguson,[2] video klip untuk lagunya diluncurkan di MTV pada bulan Juli 2009.[3]
Teh Coca-Cola Company pada Mei 2009 mengumumkan bahwa ikon pop Lebanon Nancy Ajram merekam versi bahasa Arab dari Open Happiness, yang disebut "Eftah Tefrah", yang dirilis di pasar Timur Tengah.[4] The Coca-Cola Perusahaan kemudian mulai memasarkan Open Happiness tema untuk pasar Asia Timur pada Juni 2009. Lagu Open Happiness ini disesuaikan dengan bahasa Kanton untuk di Hong Kong; lagu yang dinyanyikan oleh bintang pop Hong Kong Joey Yung di negara versi dari lagu dan video musik.[5] Sebuah versi dari lagu untuk Singapura dirilis kemudian di bulan yang sama, yang dinyanyikan oleh bintang pop lokal Derrick Jocie Guo Holt. Video klipnya difilmkan oleh Warner Music.[6] Pada bulan Juli 2009 Open Happiness ini diluncurkan di China, di mana versi lokal dari lagu ini direkam oleh penyanyi dan pencipta lagu Cina Wang Leehom.[7] Lagu masuk dalam urutan lagu di Amerika Serikat, Selandia Baru, Perancis, Uni Emirat Arab, dan Australia. Di Cina, lagu secara bersamaan mencapai nomor peringkat pertama di beberapa tangga musik.[3][8]
Pada bulan November 2009, The Coca-Cola Company meluncurkan versi Indonesia Open Happiness, dengan judul "Buka Semangat Baru". Lagu ini dinyanyikan oleh Ello, Ipang, dan Berry dari grup hip-hop/rock Saint Loco, dan bintang pop Indonesia-Filipina, Lala Kartodirjo.[9]

Ref: http://adverdreams.blogspot.com/2009/07/sejarah-coca-cola.html
http://wapedia.mobi/id/Coca-cola

Selasa, 09 Maret 2010

Biografi Beethoven

Ludwig Van Beethoven ialah seorang komposer Jerman dan juga seorang tokoh unggul dalam sejarah musik klasikal. Beliau juga merupakan seorang ahli musik terpenting dalam tempo peralihan antara musik era klasikal dan musik era romantis di dalam musik barat. Musik dan reputasinya banyak memberi inspirasi untuk generasi-generasi berikutnya, begitu juga kepada ahli-ahli musik dan para pendengar.Walaupun beliau pada hari ini dikenali sebagai seorang penggubah, Beethoven adalah juga seorang pemain piano yang dikagumi.

Beethoven berpindah ke Vienna, Austria ketika berumur awal dua puluhan, dan menetap di situ. Beliau belajar musik di bawah bimbingan komposer ternama, Joseph Haydn dan dengan pantasnya, mencapai kemasyhuran sebagai seorang pemain piano yang amat cemerlang.

Walaupun pendengaran beliau mula beransur-ansur hilang pada akhir dua puluhan, Beethoven terus gigih menghasilkan karya-karya agung di sepanjang hidupnya. Karya beliau terus dibuat walaupun setelah pendengaran beliau telah hilang sama sekali dan menjadikan beliau tuli.
Beethoven juga seorang komposer bebas pertama dengan membuat aransemen musik untuk konsert-konsert, menjual aransemen musiknya untuk penerbit-penerbit dan mendapat bantuan kewangan daripada beberapa pelanggan-pelanggan kaya. Beliau memilih kerja bebas daripada mencari pekerjaan tetap di gereja atau tempat bangsawan seperti pemusik atau musisi lain.
Beethoven dilahirkan di Bonn, Jerman pada tahun 1770, dari Johann van Beethoven, (1740–1792), seorang pemain muzik berketurunan Flemish, dan Maria Magdalena Keverich (1744–1787), anak ketua dapur di kubu Festung Ehrenbreitstein.
Beethoven merupakan salah seorang dari tujuh adik bersaudara, tetapi hanya beliau dan dua adik-adiknya yang hidup. Beethoven dibaptiskan pada 17 disember 1770. Walaupun tarikh lahir beliau tidak diketahui secara pasti, namun keluarganya (dan kemudian, gurunya Johann Georg Albrechtsberger) menyambut hari lahir beliau pada 16 Disember.
Ibu Beethoven meninggal dunia pada 17 Julai 1787, ketika beliau berusia 16 tahun. Disebabkan ketagihan alkohol ayahnya menjadi teruk, Beethoven terpaksa memikul tanggung jawab menjaga ke-dua adik-adiknya. Beethoven berpindah ke Vienna pada tahun 1972, dimana beliau belajar musik kepada Joseph Haydn, walaupun sebenarnya beliau berminat untuk belajar muzik dengan Mozart yang meninggal dunia setahun sebelumnya,
Beethoven menerima latihan tambahan dalam bidang muzik daripada seorang kaunterpoin terkemuka Vienna, Johann Georg Albrechtsberger dan juga komposer dan konduktor musik terkenal Itali, Antonio Salieri. Pada tahun 1793, Beethoven mulai terkenal sebagai pemain piano cemerlang di Vienna.
Dia meninggal di Wina tahun 1827 pada usia lima puluh tujuh tahun. Karya Beethoven yang banyak itu termasuk 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek yang menakjubkan, musik vokal, musik teater, dan banyak lagi. Tetapi, yang lebih penting dari jumlah ciptaannya adalah segi kualitasnya. Karyanya merupakan kombinasi luar biasa dari kedalaman perasaan dengan kesempurnaan tata rencana. Beethoven memperagakan bahwa musik instrumental tak bisa lagi dianggap cuma punya nilai seni nomor dua. Ini dibuktikan dari komposisi yang disusunnya yang telah mengangkat musik instrumental itu ke tingkat nilai seni yang amat tinggi.
Beethoven benar-benar seorang pencipta orisinal yang jempolan dan banyak perubahan-perubahan yang dilakukan dan diperkenalkannya mempunyai pengaruh yang abadi. Dia memperluas ukuran sebuah orkestra. Dia menambah panjangnya simfoni dan memperluas daya jangkaunya. Dengan mendemonstrasikan kemungkinan yang hampir tak terbatas yang bisa dihasilkan oleh piano, dia membantu menjadikan piano itu instrumen musik yang paling terkemuka. Beethoven membuka babak transisi dari musik klasik ke musik bergaya romantik dan karyanya merupakan sumber ilham untuk gaya romantik.

Dia menanamkan daya pengaruh yang menghunjam pada diri komponis-komponis yang muncul belakangan, termasuk tokoh-tokoh yang memiliki gaya berbeda seperti Brahms, Wagner, Schubert dan Tchaikovsky. Dia juga merintis jalan buat Berlioz, Gustav Mahler, Richard Strauss dan banyak lagi lainnya.

Nyata benar, Beethoven mesti ditempatkan di atas musikus mana pun dalam daftar urutan buku ini. Meski Johann Sebastian Bach nyaris punya keistimewaan setara, karya Beethoven lebih luas dan lebih sering didengar ketimbang ciptaan Bach. Lebih dari itu, sejumlah penyempurnaan yang dilakukan Beethoven lebih punya pengaruh mendalam terhadap perkembangan musik selanjutnya ketimbang hasil karya Bach.

Secara umum, ide etik dan politik lebih gampang dijabarkan dengan kata-kata daripada musik dan kesusasteraan. Punya ruang lingkup pengaruh yang lebih luas dari pada musik. Atas dasar pertimbangan inilah Beethoven --meski tokoh jempolan dalam sejarah musik-- ditempatkan dalam urutan lebih rendah ketimbang Shakespeare. Dalam hal membandingkan antara Beethoven dan Michelangelo, saya amat terpengaruh dengan kenyataan bahwa umumnya orang lebih banyak gunakan waktu mendengarkan musik daripada memandang lukisan atau patung pahatan, dan atas dasar alasan ini pula saya pikir komponis-komponis musik umumnya lebih berpengaruh dibanding pelukis atau pemahat yang kemasyhurannya dalam lapangan masing-masing setara. Walhasil, tampaknya cukup layak menempatkan Beethoven pada urutan antara Shakespeare dan Michelangelo.

Ref :
http://ms.wikipedia.org/wiki/Ludwig_van_Beethoven
http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/01/biografi-ludwig-van-beethoven.html

Biografi Band The Bee Gees

Band yang satu ini merupakan band tahun 60an yang karya-karya nya masih sering terdengar ditelinga kita. Salah satu karyanya yang akrab ditelinga adalah lagu yang berjudul “How Deep Is Your Love”. Musiknya lembut terdengar enak ditelinga, berikut ini adalah biografi perjalanan band Bee Gees.

Tiga bersaudara Gibb sangat akrab sebagai anak-anak dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka bersama-sama. Pada tahun 1958, keluarganya pindah ke Australia, ketika disana, mereka sering tampil di radio dengan dua temannya, Bill Goode dan Bill Gates.

Group ini memiliki nama baru untuk diri mereka sendiri, The BGS - terdiri dari inisial Common Barry Gibb, Bill Goode, Bill Gates. Beberapa tahun kemudian berubah nama menjadi The Bee Gees yang berarti Brothers Gibb. Kemudian Bee Gees memutuskan pindah ke Inggris untuk mencoba keberuntungan mereka di sana.


Dengan Robert Stigwood sebagai manajer, Bee Gees telah memukau dunia internasional dengan single pertama mereka pada tahun 1967 'New York Mining Disaster'.

Dengan dua anggota band baru, Colin Peterson (drum) dan Vince Melouney (gitar), Bee Gees mengeluarkan album pertama 'Bee Gees 1' dan album tersebut sangat laku. Dalam lebih dari setahun lagu-lagu Bee Gees menjadi hits di 15 negara.

Pada 1969, Bee Gees mulai menunjukkan tanda keretakan, ketika dalam group mulai muncul ketegangan dan perbedaan pendapat atar anggota. Colin Peterson meninggalkan band dan menggugat group untuk tidak menggunakan nama Bee Gees.

Selang beberapa waktu mereka pecah, tapi bersatu kembali pada tahun 1971 untuk merekam album 'Dua Tahun Aktif'. Dan pada waktu itu diterima dengan dengan baik oleh para penggemar, mereka memiliki serangkaian permasalahan antara 1972 dan 1975. Namun, mereka tetap bersama sebagai sebuah band dan tidak terpecah lagi.

Pada tahun 1975, dengan bantuan produser Arif Mardin, Bee Gees pindah dari band balada menjadi band yang dipengaruhi gaya R & B dan dirilis Album 'Main Course'.

Mereka kemudian mengeluarkan single 'Jive Talkin' yang menjadi nomer 1 di tanggal lagu. Album mereka 'Anak-anak dari World' memperoleh platinum, dengan tiga hit single, dan ketika tur dengan album ini, semua hasil keuntungan dari album terebut di sumbangkan ke badan amal anak-anak.

Proyek berikutnya The Bee Gees adalah menggarap soundtrack 'Saturday Night Fever', merupakan salah satu album yang mengalami sukses besar yang berisikan lagu-lagu terbaik mereka, yaitu 'stayin' Alive ',' How Deep Is Your Love 'dan' Night Fever '. Album ini menjadikan nomor 1 di tanggal lagu dunia, dan membuat rekor menjadi nomor 1 selama 24 minggu berturut-turut.

Pada akhir dekade, Bee Gees memiliki lima album yang semua mendapatkan platinum.

Pada tahun 1988, tragedi menimpa keluarga, Andy Gibb saudara bungsu mereka, meninggal, diikuti oleh ayah mereka.

The Bee Gees terus merilis single yang diterima dengan baik, pada 1997, menerima Lifetime Achievement Award di American Music Awards, sebuah Legenda Award di World Music Awards dan diangkat ke dalam Rock & Roll Hall of Fame.

Sayangnya, pada tahun 2003 Maurice Gibb meninggal pada usia 53, setelah komplikasi selama operasi. Awalnya, saudara-saudara yang masih hidup mengumumkan bahwa mereka bermaksud untuk meneruskan nama "Bee Gees" dalam memori. Tapi seiring berjalannya waktu, mereka memutuskan untuk pensiun.Pada minggu yang sama Maurice meninggal, kemudian album solo Robin Magnet dirilis.

Walaupun ada pembicaraan tentang sebuah tugu peringatan yang menampilkan konser, namun tidak terwujud. Sejak saat itu Barry dan Robin terus bekerja secara independen dan keduanya merilis rekaman dengan artis lain.

Ref : http://www.thebiographychannel.co.uk/biographies/the-bee-gees.html

Senin, 08 Maret 2010

Biografi Band Queen

Queen adalah heavy metal band yang didirikan pada tahun 1971 setelah gitaris Brian May dan drummer Roger Taylor, yang ketika itu merupakan anggota band yang berlainan, memutuskan bergabung dengan vokalis dan pemain piano Freddie Mercury. Kemudian beberapa waktu berikutnya bassist John Deacon bergabung dengan mereka dan pada tahun 1972 mereka menandatangani kontrak dengan EMI Records. Single pertama mereka "Keep Yourself Alive" dirilis tak lama setelah itu, tapi tidak laku dengan baik. Kemudian Queen album perdana mereka keluar tahun '73 dengan mengkombinasikan hard rock glam falam albumnya.

Ketika sampai tahun 1974 band mereka menjadi besar dengan album ketiga Sheer Heart Attack. Album merka menjadi nomor dua di Inggris dan album single "Killer Queen" menjadi band yang paling nge-Hit di US. Mereka juga mulai membuat nama untuk diri mereka sendiri, terutama Mercury yang dari awal selalu berpakaian satin dan ketika tampil di panggung ia selalu penuh atraktif dan penampilanya dipanggung layaknya seperti pentas drama.

A Night At The Opera adalah salah satu album yang dirilis pada tahun 1975 yang membuat mereka menjadi superstar. Album ini menempati posisi nomor lima di AS, dan di Britania menempati posisi nomor satu dan berada di posisi tersebut selama sembilan minggu. Album tersebut memiliki sebuah single yang memiliki komposisi musik layaknya opera dengan durasi single tujuh menit yaitu "Bohemian Rhapsody", sebuah opera mini yang ditulis oleh Mercury. Itu adalah sebuah lagu rock opera yang benar-benar terdengar seperti opera, bahkan dipadukan dengan khas dentingan gitar ala hevy metal. Dengan banyak vocal yang mendayu, pukulan drum yang keras, mellow piano, sehingga menjadikan lagu yang yang paling disukai bagi fans mereka. Tapi A Night At The Opera juga memiliki lagu-lagu hebat lainnya dan semua anggota band membantu menuliskan beberapa di antaranya termasuk Diakon's "Your My Best Friend", yang sempurna untuk Merkurius suara, dan Taylor's heavy metal lead vokal, drum yang berdebar-debar "I'm in Love With My Car".

Album berikutnya, A Day At The Races, dirilis pada tahun 1976 yang meledak dengan single, "Somebody To Love". Kemudian album berikutnya dirilis pada tahun '77 yaitu album News of the World dengan double single berjudul "We Will Rock You" menjadikanya menempati top ten tangga lagu, ditulis oleh Mei, dan Mercury "We Are The Champion". "Champions" adalah lagu yang cukup banyak membawa pesan dan sampai sekarang masih digunakan sebagai lagu kebangsaan untuk juara tim olahraga di seluruh dunia. Pada tahun 1978, Queen menjadi lebih sukses dengan merilis album Jazz yang satu lagi memiliki double A hit single, "Fat Bottomed Girls" dan "Bicycle Race".

Queen berada di puncak popularitas mereka saat mereka memasuki dekade 80-an. Album The Game dirilis di awal tahun 1980. Album ini berisi empat lagu hit di US yaitu, "Crazy Little Thing Called Love," an Elvis like song, dan yang terdengar agak disko " Another One Bites the Dust " dan "Play the Game". Lagu "Save Me" juga salah satu single dari albu tersebut yang meledak di Inggris. Apa pun alasannya, ini akan menjadi yang terakhir album Queen besar sesungguhnya di Amerika Serikat dan sebagai tahun delapan puluhan mereka tampaknya terus memudar di sana. Tapi kembali ke rumah di Inggris akan hal-hal yang masih kuat. "Under Pressure", yang direkam dengan David Bowie menjadi nomor satu di Britania pada tahun 1981 dan di tahun '84 mereka menjadi nomor dua di tangga lagu Inggris dengan "Radio Gaga". Kemudian mereka memainkan pertunjukan besar pada konser Live Aid benefit concert pada tahun 1985. Pada '86, A Kind of Magic terjual habis di Inggris dan seluruh Eropa, tapi gagal terjual sama sekali di Amerika Serikat. Nasib yang sama akan terjadi hingga 1989, The Miracle. 1991's sedikit lebih baik di AS, memuncak di nomor 30.

Namun pada awal 1991, band sudah mendekati akhir karirnya. Mercury sakit parah mengidap AIDS, meskipun para penggemarnya tidak mengetahui pada awalnya. Kemudian pada akhir tahun berita tersebut mulai meluas tentang kesehatan Mercury dan pada tanggal 22 November, ia mengeluarkan pernyataan yang membenarkan dia mengidap AIDS. Ia meninggal hanya pada dua hari kemudian. Anggota Queen yang masih hidup dan teman-temannya melakukan satu pementasan Queen terakhir. Itu diselenggarakan di Stadion Wembley London pada 20 Mei 1992 dan televisi di seluruh dunia. Menampilkan tamu seperti seniman Bowie, Elton John, George Michael, Annie Lennox, Def Leppard dan Guns N 'Roses, konser raised millions for the Mercury Phoenix Trust, yang didirikan untuk kesadaran AIDS. Juga pada saat ini lagu "Bohemian Rhapsody" dikeluarkan kembali untuk mengumpulkan dana sebagai proyek-proyek penelitian AIDS, dan melambung ke puncak tangga lagu Inggris. Lagu juga naik menjadi nomor 2 di US setelah ditampilkan dalam film Wayne's World.

ref :
http://www.keno.org/classic_rock/queen_bio.htm
.

Biografi Band Skid Row

Salah satu dari generasi terakhir grup "hair metal" yang sempat sukses dan mencetak hit sebelum digeser oleh aliran grunge di awal thn 90an, Skid Row, grup band asal New Jersey,Amerika, yang beraliran "glam metal" ini terbentuk pada tahun 1986 dengan formasi awal: Matt Fallon,Dave Sabo,Steve Brotherton & Rachel Bolan. Pada awal masa pembentukan,mereka manggung di klab-klab lokal di bagian Timur,Amerika. Dengan dukungan dan support untuk menjadi band Rock terkenal,sang frotman Dave Sabo pd thn 1989, Skid Row dengan formasi baru Sebastian Bach,Dave Sabo,Scotti Hill,Rachel Bolan dan Rob Affuso akhrnya mampu menembus major record setelah dibantu oleh senior mereka,seorang frontman grup Rock, BON JOVI yang telah sukses terlebih dahulu, yg sama-sama berasal dr New Jersey,yaitu Jon Bon Jovi yg ternyata adalah teman baik Dave Sabo, Skid Row merilis album pertama mereka yg bertitel SKID ROW. Menyusul pada tahun 1991 Skid Row merilis album kedua mereka SLAVE TO THE GRIND.

Dua album yg cukup suskes dan mencuatkan nama Skid Row di belantika musik Rock papan atas ini tercatat mendapat masing-masing 5 dan 2 platinum dari angka penjualan album tersebut. dengan single "18 and life" dan lagu fenomenal mereka "I Remember You". SLAVE TO THE GRIND berhasil masuk ke billboard chart. Pada tahun 1992 mereka merilis album ketiga B-SIDE OURSELVES dan pada tahun 1995 mereka merilis SUBHUMAN RACE yang secara mengejutkan berhasil nangkring di top 40 Billboard Chart, namun para pecinta musik Rock / Metal dan juga Fans mereka menilai Skid Row telah kehilangan warna musik mereka. Yah,kesuksesan kilat mereka langsung dihadapkan pada ujian-ujian berat, dipecatnya Sebastian Bach setelah rekaman untuk soundtrack film "Scream" bersama Alice cooper di tahun 1996. Dikatakan, pemecatannya karena ulahnya yang sangat memalukan. Saat konser, Bach sempat kedapatan memakai t-shirt bertuliskan "AIDS KILLS FAGS DEAD", ditambah Bach juga pernah melempar botol kaca ke arah crowd ditengah konser dan mengenai seorang penonton wanita. Dan masih banyak lg kelakuan-kelakuan Bach yg brutal. Pantaslah ia di juluki "The Beast". Setelah keluar dari Skid Row, Sebastian Bach ber solo karir. Penggemar Skid Row, pelan tapi pasti mulai beralih,tidak lain karena munculnya aliran Grunge yg dipelopori oleh Kurt Cobain, NIRVANA yg berhasil meraih simpati dunia musik internasional dan mampu merajai tangga lagu - tangga lagu dunia pada tahun 92 an. Di tauhun 1995 Skid Row merilis The Best Album, 40 SEASONS.

Nama Skid Row mulai tenggelam. Pertengahan dekade 2000,mereka merekrut Johnny Solinger menggantikan Sebastian Bach dan menjalani tour sebagai band pembuka KISS. Di thn 2003 mereka merilis THICK SKIN dan menyusul pada tahun 2006 REVOLUTIONS PER MINUTE. Semenjak itu nama Skid Row semakin tenggelam. Ke eksis an mereka mulai pudar. Hanya saja penggemar setia nya dan pengamat musik serta kita yg menyukai musik Rock, tau bahwa Skid Row pernah berjaya dan mewarnai belantika musik Rock pd akhir dekade 80an,masa di mana musik Rock dan Metal jaya pada era 80 an.

Ref :
http://luveronation.nice-forum.net/music-and-film-f28/biografi-grup-rock-skid-row-t419.htm

Jumat, 05 Maret 2010

Biografi Band Radiohead

Radiohead adalah band rock alternatif Inggris dari Abingdon, Oxfordshire, dibentuk pada tahun 1985. Band ini terdiri dari Thom Yorke (vokal, rhythm guitar, piano, ketukan), Jonny Greenwood (lead guitar, keyboard, instrumen lain), Ed O'Brien (gitar, vocals), Colin Greenwood (bass guitar, synthesizers) dan phil Selway (drum, perkusi).

Radiohead merilis single pertama mereka, "Creep", pada tahun 1992. Lagu itu awalnya berhasil, tetapi itu menjadi hit di seluruh dunia beberapa bulan setelah peluncuran album debut mereka, Pablo Honey (1993). Radiohead's popularitas naik di Inggris Raya dengan merilis album kedua mereka, The Bends (1995). Album ketiga Radiohead, OK Computer (1997), mendorong mereka untuk ketenaran internasional yang lebih besar. Yang menampilkan suara yang luas dan tema-tema keterasingan modern, OK Computer telah sering diakui sebagai tengara catatan tahun 1990-an.

Kid A (2000) dan Amnesiac (2001) menandai evolusi dalam gaya musik Radiohead, sebagai kelompok musik elektronik eksperimental dimasukkan, Krautrock, post-punk dan jazz. Hail to the Thief (2003), sebuah campuran yang didorong gitar rock, elektronik dan lirik terinspirasi oleh perang, adalah album terakhir band utama bagi perusahaan rekaman, EMI. Band pertama enam album, dirilis melalui EMI, telah menjual lebih dari dua puluh lima juta kopi pada tahun 2007. Radiohead secara independen merilis album ketujuh mereka, In Rainbows (2007).


Formasi dan Tahun Pertama(1985–1991)

Para pemusik yang membentuk Radiohead bertemu saat menghadiri Abingdon School, hanya anak laki-laki-sekolah umum di Abingdon, Oxfordshire. Thom Yorke dan Colin Greenwood berada di tahun yang sama, Ed O'Brien dan Phil Selway sudah satu tahun lebih tua dan Jonny Greenwood dua tahun lebih muda dari kakaknya, Colin. Pada tahun 1985 mereka membentuk band "On a Friday", nama yang mengacu pada latihan yang biasa dilakukan pada hari jumat di ruang musik sekolah. Grup yang memainkan pertunjukan pertama mereka pada akhir 1986 di Oxford's Jericho Tavern; Jonny Greenwood awalnya bergabung sebagai harmonika dan kemudian pemain keyboard, namun setelah itu ia menjadi gitaris.

Meskipun Yorke, O'Brien, Selway, dan Colin Greenwood lulus dari Abingdon pada tahun 1987, band ini terus sering berlatih di akhir pekan dan hari libur. Pada tahun 1991, ketika semua anggota kecuali Jonny telah menyelesaikan gelar universitas, berkumpul kembali pada hari Jumat, mulai merekam demo seperti Manic Hedgehog, dan melakukan koser atau pertunjukan di sekeliling Oxford. Oxfordshire dan Thames Valley adalah pelaku indie yang aktif sejak akhir tahun 1980-an, tetapi berpusat di sekitar shoegazing band-band seperti Ride dan Slowdive; On Friday tidak sesuai dengan tren pada saat itu, banyak yang berkomentar bahwa mereka telah ketinggalan trne bermusik pada saat mereka lulus dari universitas.

Namun demikian, beberapa pertunjukan live On Friday mulai sering digelar, perusahaan rekaman dan produsen menjadi tertarik. Chris Hufford, Slowdive produser dan pemilik Oxford's Courtyard Studios, menghadiri konser On Friday tersebut di Tavern Yerikho. Terkesan dengan penampilan band, ia dan mitranya Bryce Edge membuat sebuah demo rekaman dan menjadi manajer; mereka tetap band manajer sampai hari ini. Setelah kesempatan pertemuan antara Colin Greenwood dan EMI yang diwakili oleh Keith Wozencroft di toko rekaman di mana Greenwood bekerja, band ini menandatangani enam kontrak rekaman album dengan label pada akhir 1991. Atas permintaan EMI, band ini mengubah nama mereka untuk menjadi Radiohead, diilhami oleh judul sebuah lagu Talking Heads "Benar Stories album.

ref:
http://en.wikipedia.org/wiki/Radiohead